Analisi Kebutuhan Perangkat
Dalam Komunikasi
Hello guys berjumpa kembali dengan saya di Riyan IT.Pada
postingan kali ini saya akan membahas tentang perangkat dalam komunikasi
data.Komunikasi data adalah proses pengiriman data/informasi dari dua/lebih
device yang terhubung dalam satu jaringan.langsung pada materinya.
Internet
Internet
(kependekan dari interconnection-networking) adalah seluruh jaringan komputer
yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control
Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket
(packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di
seluruh dunia.Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara
menghubungkan rangkaian dengan kaidah ini dinamakan internetworking
("antarjaringan").
Dampak Positif dari ineternet sebagai berikut:
1. Internet sebagai
Media komunikasi
2. Media untuk
mencari Informasi
3. Sumber
Penghasilan
4. Kemudahan
berbisnis
5. Sumber
informasi.
6. Kemudahan
memperoleh informasi.
7. Media pertukaran
data.
Dampak Negatif dari ineternet sebagai berikut:
1. Pornografi
2. Penipuan
3. Mengurangi sifat
social
4. Kecanduan
Telepon
Telepon
merupakan alat komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan pesan suara
(terutama pesan yang berbentuk percakapan). Kebanyakan telepon beroperasi
dengan menggunakan transmisi sinyal listrik dalam jaringan telepon sehingga
memungkinkan pengguna telepon untuk berkomunikasi dengan pengguna lainnya.
Dampak Positif dari Telepon sebagai berikut:
1. Hubungan
Antar Manusia
2. Dunia
Kerja dan Bisnis
3. Dampak
Demografis
4. Jenis
Komunikasi
5. Selain
dampaknya dalam kehidupan sosial, ponsel juga memberikan kemudahan dalam
berkomunikasi dalam jarak jauh dan dengan biaya yang sangat murah.jadi
kita dapat menghemat biaya.
Dampak Negatif dari Telepon Sebagai berikut:
1.
Kepribadian Anak
2. Kesehatan
3. Tingkat
Kehidupan Masyarakat
4. Kemalasan
VoIP
Voice over
Internet Protocol (VoIP) adalah teknologi yang memungkinkan percakapan suara
jarak jauh melalui media internet.
VoIP adalah
teknologi yang memanfaatkan Internet Protocol untuk menyediakan komunikasi
suara secara elektronis dan real-time. VoIP mulai dikenal di Indonesia semenjak
tahun 2000 dimana saat itu sedang marak-maraknya teknologi internet. Saat itu
dikenal dengan fasilitas telepon gratis via internet dengan pengguna internet
lainnya.
Voice
over Internet Protocol (VoIP) melewatkan trafik suara, video dan data yang
berbentuk paket melalui jaringan IP. jaringan IP adalah jaringan komunikasi
data yang berbasis packet switch. Trafik VoIP dibagi menjadi dua bagian
transmisi jaringan yaitu transmisi untuk signaling dan untuk RTP (Realtime
Transfer Protocol). Protokol yang digunakan unuk signaling selalu berbasis TCP
(Transfer Control Protocol) sedang untuk RTP yang digunakan adalah protocol berbasis
UDP (User Datagram Protocol). Signaling dilakukan diantara port TCP yang sudah
umum diketahui, misalkan untuk H323 menggunakan port 1720, SIP (session
Initiation Protocol) menggunakan port 5060, IAX (Inter Asterisk Exchange)
menggunakan port 4569.
Diagram dari VoIP
Keuntungan VoIP
1. Biaya lebih rendah untuk sambungan
langsung jarak jauh. Penekanan utama dari VoIP adalah biaya. Dengan dua lokasi
yang terhubung dengan internet maka biaya percakapan menjadi sangat rendah.
2. Memanfaatkan infrastruktur jaringan
data yang sudah ada untuk suara. Berguna jika perusahaan sudah mempunyai
jaringan. Jika memungkinkan jaringan yang ada bisa dibangun jaringan VoIP
dengan mudah. Tidak diperlukan tambahan biaya bulanan untuk penambahan
komunikasi suara.
3. Penggunaan bandwidth yang lebih kecil
daripada telepon biasa. Dengan majunya teknologi penggunaan bandwidth untuk
voice sekarang ini menjadi sangat kecil. Teknik pemampatan data memungkinkan
suara hanya membutuhkan sekitar 8kbps bandwidth.
4. Memungkinkan digabung dengan jaringan
telepon lokal yang sudah ada. Dengan adanya gateway bentuk jaringan VoIP bisa
disambungkan dengan PABX yang ada dikantor. Komunikasi antar kantor bisa
menggunakan pesawat telepon biasa
5. Berbagai bentuk jaringan VoIP bisa
digabungkan menjadi jaringan yang besar. Contoh di Indonesia adalah VoIP
Rakyat.
Kelemahan VoIP
1.
Kualitas
suara tidak sejernih jaringan PSTN. Merupakan efek dari kompresi suara dengan
bandwidth kecil maka akan ada penurunan kualitas suara dibandingkan jaringan
PSTN konvensional. Namun jika koneksi internet yang digunakan adalah koneksi
internet pita-lebar / broadband ,maka kualitas suara akan jernih - dan
tidak terputus-putus.
2.
Ada
jeda dalam berkomunikasi. Proses perubahan data menjadi suara, jeda jaringan,
membuat adanya jeda dalam komunikasi dengan menggunakan VoIP.
3.
Regulasi
dari pemerintah RI membatasi penggunaan untuk disambung ke jaringan milik
Telkom.
4.
Jika
memakai internet dan komputer di belakang NAT (Network Address Translation),
maka dibutuhkan konfigurasi khusus untuk membuat VoIP tersebut berjalan
Softswitch
Softswich merupakan entitas berbasis software
yang menyediakan fungsi control panggilan pada jaringan IP. Softswich
diperkenalkan dan dikembangkan oleh International Softswitch Consortium (ISC),
yang sekarang telah berubah namanya menjadi International Packet Communications
Consortium (IPCC), dan terakhir berubah lagi namanya menjadi Multiservice
Switching Forum (MSF).
Konsep kerja Softswitch
Terdapat 4 kategori protokol pada jaringan Softswitch yaitu :
1. Protokol pengontrol panggilan:
1. H.323 merupakan protokol
umbrella yang direkomendasikan oleh ITU – T,dimana spesifikasi dan prosedurnya
ditujukan untuk komunikasi multimedia pada jaringan IP.
2. Session Initiation
Protocol (SIP) adalah protokol pada layer aplikasi yang dapat membangun,
memodifikasi, dan mengakhiri sesi komunikasi multimedia pada jaringan IP, yaitu
dalam hal mengirim dan menerima message.
3. SIP for Telephony
(SIP-T) merupakan protokol standar SIP yang dikenal sebagai pembawa payload
untuk mentransportasikan pesan ISUP PSTN.
2. Protokol pengontrol Media Gateway
1. Media
Gateway Control Protocol (MGCP) merupakan protokol komunikasi antara MGC dan
MG. Dengan menggunakan protokol master atau slave ini, MG dapat mengeksekusi
command yang dikirim oleh MGC.
2. Media Gateway Control protocol (MEGACO
atau H.248) Megaco merupakan protokol yang didefinisikan oleh IETF dan
ITU-T (direkomendasikan oleh ITU-T sebagai H.248). Megaco memiliki arsitektur
master atau slave. MGC bertindak sebagai master server yang bertanggung jawab
untuk melakukan fungsi kontrol panggilan dan MG bertindak sebagai slave client
yang bertanggung jawab untuk mencampur media. Komunikasi antara MGC dan MG
dengan menggunakan protocol MEGACO berfungsi untuk mengatur koneksi dari media
stream.
3. Protokol transport
1. Real-time Transport
Protocol (RTP) menyediakan fungsi transportasi jaringan end-to-end yang sesuai
untuk aplikasi pengiriman data real time, seperti suara atau video lewat
layanan jaringan multicast atau unicast.
2. Real-Time Control
Protocol (RTCP) merupakan bagian dari RTP, yang menyediakan feedback kualitas
jaringan untuk pengirim RTP.
4. Protokol Signaling Gateway
Signaling Transport (SIGTRAN) merupakan protokol transport
pensinyalan yang diformulasikan oleh IETF dan digunakan pada SG untuk
mentransmisikan pensinyalan SS7 melalui jaringan IP.
Sekian informasi yang dapat saya sampaikan
Terima Kasih
0 Response to "Kebutuhan Perangkat Dalam Komunikasi"
Post a Comment